Warung Daweung – Negeri di Atas Awan

Rabu, 08 Februari 2012. Pagi ini bersama istri berniat untuk mencari udara pagi yang sejuk di sekitaran Bandung. Berangkat sekitar pukul 06:00 pagi menuju arah Caringin tilu. Namun tujuan sebenarnya masih sekitar 3 KM lagi dari kawasan Caringin tilu ini. Kali ini tujuannya warung daweung atau yang biasa disebut juga dengan Moko.

Saat melewati Caringin tilu, berhenti sejenak menyaksikan Sunrise. Sayang sekali kameranya tidak cukup bagus untuk menggambarkan keindahannya. :mrgreen:

Sunrise di Caringin tilu

Setelah menempuh sekitar 15 menit lagi perjalanan. Akhirnya tujuan utamanya sudah mulai tampak. Warung daweung konon katanya warung yang letaknya paling tinggi di Bandung.

Plang warung daweung

Dari plang ini, jalan masih terbuat dari batu dan tanah yang dipadatkan. Jadi harus lebih hati-hati.

Tiba di lokasi, suasana masih sangat sepi. Mungkin perkerja warungnya masih menikmati mimpinya. Hanya tampak beberapa petani yang sedang mengurus ladang-ladangnya.

Berhubung hanya berdua dengan istri tercinta dan disuguhi pemandangan luar biasa indahnya menjadikan suasana hati ini menjadi damai dan tentram.

Bandung ditutupi awan

Udara segar dengan panorama alam yang luar biasa indah

Dan tentunya moment ini tidak disia-siakan begitu saja. Narsis menjadi hal yang wajib dilakukan. :oops:

My Lovely Wife

Tidak bosan-bosan memandangi keindahannya

Namun tidak bisa berlama-lama disini karena masih punya kewajiban masuk kerja. Sekitar pukul 7 kembali turun ke Bandung. Dengan Jalur yang sama. Mungkin lain kali akan kembali lagi kesini untuk menikmati udara segarnya yang bebas polusi.

About these ads

18 responses to “Warung Daweung – Negeri di Atas Awan

  1. Pingback: Berburu Senja di Warung Daweung « Enjoy The Journey·

  2. Bisa diriin tenda ƍäª,… Di sana?? Bisa bermalam dimana klo ƍäª,… Pke tenda om??

Comments are closed.