Floating Market Lembang, Pasar Terapung Ala Bandung

Mungkin terinspirasi dengan pasar terapung di sungai Barito Kalimantan Selatan atau pasar terapung Damnoen Saduak di Ratchaburi, Thailand. Kawasan situ Umar yang dulunya sebagai tempat pemancingan, sekarang sudah berubah drastis menjadi wisata baru dengan konsep pasar terapung ala Lembang, Bandung.

Floating Market Lembang

Ajakan istri yang gak mungkin ditolak. Pukul 9 pagi sudah tiba di kawasan Lembang. Tidak sulit menemukan lokasi ini. Untuk bisa masuk, setiap orang dikenakan biaya tiket Rp10.000 untuk sekali masuk. Jangan buru-buru buang tiketnya, tiket yang sekaligus jadi voucher ini bisa ditukarkan dengan minuman yang ada di area marketLumayan kan!

Voucher minuman

Floating Market Lembang yang buka sejak Desember 2012 menawarkan berbagai jenis jajanan kuliner yang dijual dari atas perahu di sisi-sisi danau ini. Tidak seperti pasar terapung yang sebenarnya. Pembeli tidak harus benar-benar ikut terapung untuk menikmati sajian kulinernya. Semua “warung” perahu ini sudah berlabuh untuk semua pengunjung yang di darat.

Jika ingin lebih menikmati suasananya, bisa pakai perahu yang disewakan per jam. Namun rasanya skill mendayung cukup perlu untuk bisa bersanding dengan perahu-perahu pedagang yang dituju. Jangan sampai nambrak ya brosis. :mrgreen:

Tentu saja selain kulinernya sajian alam menjadi penambah daya tarik wisatawan. Gunung Tangkuban Parahu tampak cukup jelas menemani anda berburu kuliner murah meriah.

Situ Umar dengan view Tangkuban Parahu di kejauhan

Cuaca cerah, liburan pun cerah

Liburan bukan berarti libur segalanya. Bagi teman-teman yang muslim, di area ini sudah disediakan Mushola “terapung” jadi tak perlu khawatir lagi ketinggalan Shalat.

Mushola “terapung”

Tertarik? Weekend mungkin saat yang pas untuk liburan. Namun harus bersabar dengan kemacetan Bandung yang juga sudah menjalar hingga pelosok. Selamat mencoba.

Floating Market Lembang on Google Maps

About these ads

19 responses to “Floating Market Lembang, Pasar Terapung Ala Bandung

  1. Akhirnya si abang ngeblog lagi. Pake nama blog baru pulak.

    Tapi Floating Market Lembang itu mahal buat sewa perahunya. Terus, gak dapet feel “pasar terapung” kayak di Banjarmasin atau Thailand :’(

    • iya sewanya mahal banget. jadinya cuma icip2 di pinggir aja :mrgreen:

      kalo di bandingin dengan pasar apung banjarmasin saja, jelas kalah telak yang di lembang :D

  2. Ya best sangat2 tapi terlalu ramai difloting market lembang sampai tk dapat tempat duduk semasa makan…saya enjoy ke floting market…saya dari malaysia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s