“Terbang” Ternyata Tak Selalu Membosankan

Rasanya sudah sangat lama tidak menulis. Sok sibuk mungkin cuma alasan yang cukup tepat menggungkapkannya. :mrgreen:

Bagi saya pribadi, menggunakan angkutan udara bukan pilihan utama untuk mengenal negri ini lebih banyak. Namun kadang kendala waktu dan tenaga menjadi batasan dalam berpetualang.

Jika biasanya akan cepat terlelap setelah pesawat take off, kali ini perjalanan 2 jam terasa begitu singkat. Cuaca sore yang sangat cerah memberikan warna lebih menarik di luar jendela.

Semakin jauh perjalanan, semakin banyak yang bisa dinikmati. Kamera dengan zoom terbatas bukan alasan untuk mendapatkan momen bagus. Semuanya bisa dinikmati dengan begitu mudah.

Memasuki wilayah Jawa Timur, tampak samar-samar jembatan Suramadu penghubung pulang Jawa dan Madura di kejauhan. Dan kamera zoom terbatas ini harus pasrah dengan nasibnya. :mrgreen:

Namun tak harus berkecil hati, sesaat setelah memasuki wilayah udara Jember suguhan selanjutnya tak bisa dilewati begitu saja. Gunung Raung tampak begitu indah dari atas sini.

Gunung Raung Jember

Gunung Raung dengan kawah terbesar di pulau Jawa

Hampir meninggalkan pulau Jawa masih disisakan pamandangan cantik teluk Grajagan Banyuwangi yang segaris pantai dengan G-Land sudah sangat terkenal.

Perjalanan yang menyenangkan adalah awal liburan yang menyenangkan.

About these ads

8 responses to ““Terbang” Ternyata Tak Selalu Membosankan

  1. Pingback: “Terbang” Ternyata Tak Selalu Membosankan | Blog·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s