Pesona Curug Cikondang

Selesa, 15 Februari 2011. Perjalanan dimulai sekitar pukul 8 pagi dari meet point di SPBU di daerah Pasteur setelah teman kantor yang ingin menjajal vixy barunya tiba untuk ikut bergabung. Saya yang berboncengan dengan istri tercinta dan teman dengan motor barunya berboncengan dengan saudara saya memulai perjalalan dengan cuaca sedikit gerimis.

Tujuan utama sebenarnya curug yang ada di daerah Cililin Bandung Barat. Namun karena ada sedikit masalah dalam penerjemahan koordinat. Alhasil nyasar deh ke curug cikondang yang ada di daerah Cianjur Selatan ini.

Dengan tanpa sadar bahwa yang dituju bukanlah lokasi yang sebenarnya. Dengan riding cukup santai karena baru pertama kali group riding dengan si vixy baru, menuju arah Cianjur melewari Padalarang. Sekitar pukul 09:30 memasuki daerah Cipeuyeum, rehat sebentar di mini market sekitar sekedar menengguk beberapa tetes air πŸ˜€

Narsis dengan istri tercinta

Cukup beristirahat sekitar 15 menit, perjalanan dilanjutkan kembali. Dengan jalanan yang tidak terlalu ramai memasuki daerah Cianjur sekitar pukul 10:30. Sebelum memasuki kota Cianjur langsung belok ke kiri menuju arah Cibeber. Jalanpun sudah bagus untuk dilalui, namun memasuki daerah Cibeber harus lebih berhati2 karena jalan seterusnya dilalui cukup parah.

Masih menikmati jalan mulus

Melihat ke GPS, jarak yang ditempuh pun sudah tidak jauh. Dengan sisa2 tenaga, akhirnya tiba juga di koordinat dituju. Opsss…. tapi kok koordinatnya mengarah ke warung makan ya.

Akhirnya terpaksa bertanya ke warga sekitar. Dari informasi yang didapat, tidak ada curug yang dimaksud di daerah itu. Cuma ada satu curug saja di sekitar itu, curug Cikondang.

Sadar telah salah arah dan setelah berembuk dengan yang lain, perjalanan di lanjutkan ke curug tersebut saja dengan selalu tanya ke warga sekitar di setiap persimpangan dengan harapan curug yang dituju lumayan bagus.

Mulai merasakan jalan rusak

Sekitar 30 menit melewati jalan berkerikil dari jalan tempat awal sadar nyasar. Akhirnya tiba juga. Langsung menuju parkiran dan bersiap2 berjalan sekitar 10 menit ke curug. Sepertinya yang lain juga sudah pasrah jika curugnya kurang bagus. Namun sepanjang perjalanan, kita disuguhkan pemandangan lumayan bagus.

Hamparan perkebunan teh yang menyejukkan hati

Gerbang masuk curug cikondang

Perjalanan menuju curug

Tak terasa perjalanan yang tadinya sudah pasrah berubah menjadi ceria lagi dengan keindahan yang ditampilkan curug cikondang tersebut.

Curug cikondang

koordinat : 7Β° 0′ 13.7154″ S, 107Β° 7′ 19.9 E

Puas menikmati pemandangan, sekitar pukul 1 siang dengan berat hati harus kembali pulang ke Bandung. Setelah beberapa kali berhenti untuk beristirahat, akhirnya tiba juga di Bandung sekitar pukul 5 sore dan memisahkan diri untuk pulang ke tempat tinggal masing-masing.

Rute Bandung – Curug Cikondang

Advertisements

14 responses to “Pesona Curug Cikondang

    • kalau dulu sih gak bisa
      ada pondok yang menghalangi jalan yang dibangun warga sekitar
      jadi terpaksa harus parkir di luar gerbang masuk

    • kalau cuacanya bagus, curug malela juga airnya bersih kok bro

      ini juga kebetulan cuaca sedang bersahabat
      jadi bisa melihat airnya yang cukup jernih :mrgreen:

    • kalau dari info penduduk setempat sih bisa om
      dulu pernah nyoba dari cikondang mau ke gunung padang, tp gagal πŸ˜†
      jalurnya cukup ekstrim, kemungkinan tersesat di kebun teh juga semakin besar :mrgreen:
      jadi harus sering2 nanya sama warga yang lewat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s