Sawarna, Bayah Banten

Sabtu, 02 April 2011. Seperti biasa perjalanan kali ini selalu ditemani dengan setia oleh istri tercinta. Sawarna terletak di kecamatan Bayah, kabupaten Lebak, Banten. Sekitar 200KM dari kota Bandung, tempat saya tinggal.

Berangkat dari Bandung sekitar pukul 06:48 pagi menuju Sawarna. Seperti biasa melewati daerah Cimahi hingga Padalarang yang selalu macet setiap pagi dan sore harinya. Melewati daerah Rajamandala perjalanan pun sudah mulai terasa menyenangkan dengan jalanan yang tidak terlalu ramai.

Tanjung Layar, Sawarna

Memasuki daerah Cianjur sekitar pukul 08:30, istirahat sejenak sembari menikmati sarapan bubur ayam khas cianjur. Cukup beristirah sekitar 30 menit, perjalanan yang masih cukup jauh dilanjutkan kembali. Memasuki kota Sukabumi cuaca cukup panas dan dihiasi dengan sedikit kemacetan. Selanjutnya menuju daerah Cibadak terus melewati daerah Cikidang hingga Pelabuhan ratu. Tak terasa sudah pukul 12 siang, tenaga bubur ayamnya juga sudah mulai habis :D. Istirahat sejenak lagi sembari menyantap sedikit makan siang khas Padang.

Melewati Perkebunan Sawit daerah Cikidang

Banyak turunan disambut tikungan tajam, be careful

Cukup beristirahat, perjalanan dilanjutkan kembali. Melewati pantai Pelabuhan ratu, sedikit bernarsis ria. Hingga di daerah Cisolok, istirahat kembali untuk mengahadap Ilahi. Perjalanan pun makin terasa tenang setelah memohon perlidungan Sang Khaliq.

Tidak berapa lama perjalanan dilanjutkan, namun nuansa alam sekitar memaksa kita untuk berhenti lagi. Kesempatan bagus untuk narsis lagi dengan istri tercinta :D.

Tampak Pantai Mutiara, Cisolok

Puas menikmati pemandangan. Berangkat lagi menuju tujuan utama. Jalanan cukup mulus untuk dilalui dengan cukup banyak tanjakan dan turunan tajam.

Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya tanda-tanda keberadaan lokasi Sawarna sudah mulai tampak. Namun perjalanan masih sekitar 12 KM lagi dengan jalanan yang lebih dominan turunan.

Lebih ke atas lagi akan menemukan pemandangan seperti ini

Sawarna 12 KM lagi….

Setelah mulai masuk perkampungan, mulailah sering-sering bertanya ke warga sekitar karena penunjuk arah yang sangat minim. Jangan seperti saya yang sudah kelewat jauh hampir 10 KM :D.

Untuk masuk lokasi wisata Sawarna, kita harus melewati jembatan gantung dulu yang hanya cukup untuk motor saja. Sedikit ciut juga nyali dibuatnya. Tapi demi tujuan yang konon katanya sangat bagus, rintangan apapun harus bisa dihadapi…hehehe….

Melewati jembatan gantung

Tidak jauh dari jembatan, banyak di temui homestay yang bisa dijadikan untuk menginap. Berbeda dengan tempat wisata lain yang tarifnya perkamar, disini tarifnya dikenakan rata-rata sekitar Rp 100rb/org. Sudah include dengan 3 x makan, welcome drink dan kamar yang cukup nyaman. Bersyukur masih bisa dapat tempat menginap, karena saat itu pengunjung cukup banyak. Tampak dari banyaknya macan-macan dari HTML Tangerang yang sudah terparkir.

Penginapannya cukup nyaman

Pemandangan hamparan sawah dari teras belakang penginapan

Istirahat sejenak sembari menikmati teh hangat. Saatnya menuju pantai Ciantir dekat dengan penginapan, hanya sekitar 10 menit jalan kaki. Sambil menunggu datangnya sunset, tidak ada salahnya untuk narsis lagi :D.

Cukup lama menunggu, namun sepertinya mataharinya enggan keluar dari persembunyiannya. Namun keindahannya masih tampak ngintip dari balik awan.

Istriku @ Pantai Ciantir, Sawarna

Tetap indah walaupun bersembunyi di balik awan

Karena sunset yang ditunggu-tunggu tak kunjung muncul. Saatnya kembali ke penginapan untuk bersih-bersih. Kemudian saatnya menikmati makan malam khas penginapan Millang Homestay.

Makan malamnya mantap….melebihi dari yang diperkirakan

Kenyang ditambah lelah menjadi kombinasi yang pas untuk masuk ke alam mimpi. Saatnya bersandar sama bantal dan guling :D.

Sekitar pukul 5 sudah terbiasa bangun, sholat dan minum teh buatan istri. Cuaca pagi yang cerah dan udara segar yang jauh dari polusi. Rasanya sangat betah tinggal berlama-lama disini.

Pagi ini tujuannya adalah Tanjung layar, katanya sih kalau belum kesini berarti belum ke Sawarna. Berangkat sekitar pukul 7 pagi, tak sampai 15 menit menggunakan motor kita sudah sampai di tujuan. Atau bisa juga menelusuri pantai, namun sedikit jauh. Jalan yang dilewati pun cukup menantang, melewati perkebunan warga sekitar serta beberapa jalan yang banyak lumpurnya. Harus lebih hati-hati, salah ambil jalur bisa membuat motor terjebak dalam lumpur.

Jaga keseimbangan jika tidak ingin terperosok

Awas terjebak di lumpur

Setelah melewati beberapa rintangan, akhirnya tiba juga di iconnya Sawarna, Tanjung layar. Tidak sia-sia melalui beberapa rintangan untuk bisa menikmati keindahannya.

Sukses mencapai Tanjung Layar

Puas menikmati pemandangan alamnya. Saatnya kembali ke penginapan untuk selanjutnya pergi lagi ke pantai Ciantir untuk basah-basahan :D.

Siap basah-basahan :mrgreen:

Setelah cukup puas, kembali ke penginapan untuk bersih-bersih. Dilanjutkan dengan sarapan pagi dengan menu nasi goreng. Kemudian nyantai sejenak di kamar sembari berkemas barang-barang.

Sekitar pukul 10 pagi, dengan berat hati terpaksa harus meninggalkan tempat ini. Jika ada kesempatan, lain kali akan kembali lagi kesini. Jalur yang ditembuh tidak banyak berbeda dari keberangkatan. Hanya sedikit berbeda antara Pelabuhan ratu dan Sukabumi. Perjalanan pulang terasa lebih cepat. Namun karena jalanan cukup basah mulai dari Pelebuhan ratu hinggal memasuki kota Sukabumi karena baru diguyur hujan, perjalanan harus lebih hati-hari karena jalan menjadi lebih licin.

Di perjalanan, mampir dulu untuk beli oleh-oleh mochi langsung dari tempat produksinya. Tiba di Bandung sekitar pukul 5:20 namun mampir dulu ke tempat saudara untuk berbagi sedikit oleh-oleh. Tiba di Cikutra, tempat tinggal saat ini sekitar pukul 6:30 sore.

Perjalanan yang menyenangkan, semoga lain kali bisa kembali lagi ke sana.

Lokasi Desa Wisata Sawarna

Advertisements

35 responses to “Sawarna, Bayah Banten

  1. mas tar klo ke sawarna lg nginep tempat sy ya pokonya ga kalah nyaman deh ada tv,ac,closet duduk,shower,2 tempat tidur dan dekat dengan pantai cm 100 m dr villa dan deket jalan raya jd yg punya rencana buat travelling or honeymoon cocok banget tuh.dan satu lg murah lho!!jika berminat hub mila di 081646992036-081911920777.trims

    • wah, ada yang lebih murah nih sepertinya 😀
      villa yang paling ujung ya, waktu itu kayaknya liat deh
      lain kali rencananya mau kesana lagi. lagi nyari waktu dan dana yang cukup.
      ntar klo saya kesana lagi kasi diskon ya mbak…hehehe….

    • mau honeymoon lagi ya 😀

      kalau mau naik bus
      dari leuwipanjang naik jurusan yang ke sukabumi
      dari sukabumi trus naik bis yang ke pelabuhan ratu
      kalau dari pelabuhan ratu naik minibus jenis elf klo gak salah ke arah bayah/malingping/rangkasbitung

      ntar bilang aja ke sopirnya turun di simpang ke sawarna
      dari situ bisa naik ojeg. gak jauh kok.

      kalau yang dari pelabuhan ratu langsung ke sawarna kurang tau.
      mungkin bisa ditanya2 lagi disana.

    • Honeymoon lagi? Ya ga lah bang, ntar over budget. Hahaha
      Btw..thannks atas infonya 😀

    • bisa, jalan sudah cukup bagus buat mobil
      kalau bawa mobil, berarti harus cari penitipan mobil, kalau gak salah banyak kok di sekitar jembatan gantung.
      atau cari penginapan yang di sekitar jalan rayanya saja
      ke desa sawarnanya tinggal jalan kaki atau naik ojeg.

  2. Pingback: Pantai Pangandaran « Enjoy The Journey·

  3. Salam kenal ya om Hendri 🙂

    Wah ini Sawarna pas tahun 2011 ya om 😀 Akhir tahun kemarin ke Sawarna tapi kondisinya lebih “modern” 😀 Jembatan gantungnya juga udah lebih kokoh dari waktu om kesitu 😀

    Tapi emang bagus tempatnya, rr-nya juga bagus 🙂

    • dulu melewati jembatannya terasa banget goyangannya om :mrgreen:
      semoga kondisi yang lebih “modern” tidak mengurangi keindahannya ya

      jadi ingin menikmati suasana disana lagi 😀

  4. wah mantap Bang Hendri, itu lokasi kampung saya he..he..kampung tempat lahir saya he..he..he..Bayah. Desa Sawarna masuk dalam wilayah Kec. Bayah
    Terima kasih Bang Hendri telah mempublis kampungku,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s